Modal Sosial dalam Usahatani Jagung di Desa Pamatata Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar
Social Capital In Corn Farming In Pamatata Village Bontomatene District Selayar Islands Regency
Keywords:
Modal Sosial, Usahatani, JagungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk modal sosial yang berperan dalam usahatani jagung di Desa Pamatata Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar. Fokus penelitian ini adalah pada tiga aspek utama: (1) Modal sosial kepercayaan, (2) Modal sosial jaringan sosial, dan (3) Modal sosial kerja sama. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan temaun dari data yang terkumpul. Dalam mengkaji modal sosial, penelitian ini menggunakan dua teori, yaitu teori moral ekonomi petani James C. Scott dan teori modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial kepercayaan dalam usahatani jagung di Desa Pamatata tercermin melalui kepercayaan antar petani, seperti kesediaan meminjamkan alat, berbagi informasi teknik bertani, serta hubungan kepercayaan antara petani dan pembeli. Modal sosial jaringan sosial terlihat dalam interaksi antar petani, hubungan dengan konsumen, pedagang pengumpul, dan koneksi dengan pemerintah saat mendapat bantuan. Modal sosial kerja sama diwujudkan dalam saling membantu antar petani mulai dari pengelolaan lahan hingga pasca panen, serta kerjasama dengan pedagang pengumpul
Downloads
References
Artati. (2017). Modal Sosial Petani Sawah Lahan Irigasi Di Palopo Kelurahan Manarang Kabupaten Pinrang. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Harahap, M, & Surna, H. (2018). Hubungan Modal Sosial Dengan Produktivitas Petani Sayur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Barokah Keluarahan Tanah Enam Ratuss Kecamatan Medan Marelan). Jurnal Agrium, 21(1).
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pertanian di Indonesia: Potensi dan Tantangan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Salelua, S. A., & Maryam, S. (2018). Potensi Dan Prospek Pengembangan Produksi Jagung (Zea Mays L.) Di Kota Samarinda (Potency And Prospect Of Corn Production Development (Zea Mays L.) In Samarinda City). Jurnal Agribisnis Dan Komunikasi Pertanian (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication), 1(1), 47.
Satria Dollu, E. B. (2020). MODAL SOSIAL: Studi Tentang Kumpo Kumpo sebagai Strategi melestarikan Kohevisitas Pada Masyarakat Larantuka di Kabupaten Flores Timur. Jurnal Warta Governare, 1(1), 61-62.
Scott, James. (2019). Moral Ekonomi Petani. Akses : https://www.gramedia.com/products/moral-ekonomi-petani-pergolakan-dan-subsistensi-di-asia-ten
Scott, James. (2019). Moral Ekonomi Petani: Pergolakan Subsistensi di Asia Tenggara. Depok: LP3ES.
Sudarmono. (2021). Pembangunan Modal sosial. Bandung: Rtujuh Media Perinting.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Alfabeta.
Wardani, Azqia, Muhammad Yazid, Yunita. (2021). Modal Sosial dan Keberlanjutan Usahatani Jagung di Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Jurnal Managemen Agribisnis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Citra Dewi, Ashari Ismail, Saifuddin Saifuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




