Potensi dan Tantangan Ekowisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Boneoge, Kabupaten Donggala
Potential and Challenges of Community Empowerment-Based Ecotourism in Boneoge Urban Village, Donggala Regency
Keywords:
Ekowisata, Pemberdayaan Masyarakat, KeberlanjutanAbstract
Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang mengutamakan kelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat lokal. Kelurahan Boneoge dengan Pantai Pasir Putihnya memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata unggulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan tantangan pengembangan ekowisata di Kelurahan Boneoge dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan potensi utama terletak pada keindahan alam, kekayaan budaya lokal, serta komitmen masyarakat. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kapasitas SDM, dan kurangnya dukungan kebijakan. Strategi pengembangan ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat meliputi: pelatihan wisata berbasis komunitas, pemberian modal usaha untuk usaha kecil seperti homestay dan kerajinan, serta kemitraan dengan sektor swasta dan pemerintah. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendukung wisata, melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan ekowisata melalui pelatihan, dan meningkatkan promosi wisata Kelurahan Boneoge melalui platform digital dan media sosial guna mendukung keberlanjutan pengembangan ekowisata di wilayah tersebut.
Downloads
References
Arisnawawi, A., Maro, M. I., Salssa, A., Syam, S. A., Zaki, M. A., Nurhasmiah, S., Marhami, I. A., Irawan, M. P., Jusmirad, M., Nuryanti, A., & Nafi’ah, I. (2025). GELIAT MASYARAKAT PEDESAAN PESISIR MEMBANGUN EKONOMI BIRU. AZKA PUSTAKA.
Badr, D. M. E. M. (2022). Challenges and Future of the development of sustainable ecotourism. International Journal of Modern Agriculture and Environment, 2(2), 54–72. https://doi.org/10.21608/ijmae.2023.214937.1006
Chambers, R. (1997). No TitleWhose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications.
Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.
Fennell, D. A. (2003). Ecotourism: An Introduction. Routledge.
Ginanjar, R. (2023). Community Empowerment In Tourism Development : Concepts And Implications. The Eastasouth Management and Business, 1(03), 111–119. https://doi.org/10.58812/esmb.v1i03.82
Honey, M. (2008). Ecotourism and Sustainable Development: Who Owns Paradise? Island Press.
Kartasasmita, G. (1995). Pemberdayaan masyarakat: sebuah tinjauan administras. Universitas Brawijaya.
Kia, Z. (2021). Ecotourism in Indonesia: Local Community Involvement and The Affecting Factors. Journal of Governance and Public Policy, 8(2), LAYOUTING. https://doi.org/10.18196/jgpp.v8i2.10789
Kilipiris, F. (2005). Sustainable Tourism Development and Local Community Involvement. Tourism and Hospitality Management, 11(2), 27–39. https://doi.org/10.20867/thm.11.2.3
Kiper, T. (2013). Role of Ecotourism in Sustainable Development. INTECH. https://doi.org/10.5772/intechopen.108264
Kurniawati, D. P., Supriyono, B., & Hanafi, I. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Usaha Ekonomi (Studi pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto). Jurnal Administrasi Publik, 1(4), 9–14. http://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/view/129/113
Lukman, K. M., Uchiyama, Y., Quevedo, J. M. D., & Kohsaka, R. (2022). Tourism impacts on small island ecosystems: public perceptions from Karimunjawa Island, Indonesia. Journal of Coastal Conservation, 26(3). https://doi.org/10.1007/s11852-022-00852-9
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Sage.
Odede, F. Z. A., Hayombe, P. O., & Agong, S. G. (2015). Ecotourism for Community Empowerment and Social Inclusion: The Case of Abindu Sacred site in Kisumu County, Kenya. Journal of Economics and Sustainable Development, 6(14), 7–16. www.iiste.org
Palacios, V. (2022). Conditions that Facilitate the Emergence and Success of Ecotourism: The Case of Costa Rica. UF Journal of Undergraduate Research, 24. https://doi.org/10.32473/ufjur.24.130765
Rakhmonov, S. (2024). Ecotourism As a Way of Sustainable Tourism Development of the Region. Nashrlar, 283–286. https://doi.org/10.60078/2024-vol2-issd-pp283-286
Sabiq, M., Sakaria, S., & Arisnawawi, A. (2024). Social capitals as village building potential (Case study: Matamppa Walie Village Community in Bone Regency). Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil, 8(1).
Sayidah, N. (2018). Metodologi Penelitian. Disertai dengan Contoh Penerapannya dalam Penelitian. Zifatama Jawara.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulaiman, A. I., Chusmeru, C., Adi, T. N., & Runtiko, A. G. (2022). Community Empowerment as Socio-Economic Education of Tourism Villages Based on Local Wisdom. Education Quarterly Reviews, 5(3), 54–67. https://doi.org/10.31014/aior.1993.05.03.524
Waluyo, E. B., & Guritno, B. (2023). Harmonizing Ecotourism In Indonesia: Balancing The Green Economy, Cultural Heritage, And Biodiversity. International Conference on Digital Advance Tourism, Management and Technology, 1(1), 376–399. https://doi.org/10.56910/ictmt.v1i1.81
Wulandari, S. A., & Rohmah, A. N. (2023). Pengembangan Ecotourism Taman Nasional Baluran di Kabupaten Situbondo Melalui Edukasi Masyarakat Lokal. Taawun, 3(01), 49–58. https://doi.org/10.37850/taawun.v3i01.410
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mohammad Aksyar, Arisnawawi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




