Remaja Masjid: Studi Masjid Kuna Katangka dalam Penguatan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan

Authors

  • Amirullah Universitas Negeri Makassar Author

Keywords:

Remaja Masjid, Masjid Kuna Katangka, Pemberdayaan Masyarakat, Partisipasi Pemuda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk optimalisasi pendayagunaan Masjid Kuna Katangka sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis masjid. Masjid Kuna Katangka sebagai salah satu masjid bersejarah memiliki potensi strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang sosial-kultural yang dapat memperkuat kohesi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pendayagunaan Masjid Kuna Katangka masih belum berjalan secara maksimal. Fungsi masjid lebih dominan pada aspek ritual keagamaan, sementara fungsi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat belum terprogram secara berkelanjutan dan sistematis. Rendahnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya inovasi program berbasis minat remaja, minimnya integrasi teknologi dalam kegiatan masjid, serta terbatasnya ruang partisipasi yang melibatkan remaja secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Faktor lainnya adalah belum optimalnya kolaborasi antara pengurus masjid, komunitas pemuda, dan lembaga pendidikan di sekitar Masjid Kuna Katangka. diperlukan model pengembangan pendayagunaan masjid yang lebih partisipatif, inovatif, dan berbasis kolaborasi lintas generasi untuk meningkatkan keterlibatan remaja dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini menjadi dasar pengembangan model pemberdayaan masjid berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, I. (2017). Sosiologi pendidikan dan masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azra, A. (2019). Islam Nusantara: Jaringan global dan lokal. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Castells, M. (2010). The rise of the network society. Wiley-Blackwell.

Durkheim, E. (1912). The elementary forms of religious life. Allen & Unwin.

Esposito, J. L. (2011). What everyone needs to know about Islam. Oxford University Press.

Geertz, C. (1960). The religion of Java. Free Press.

Ismail, F. (2018). Masjid sebagai pusat pemberdayaan umat dalam perspektif sosial keagamaan. Jurnal Studi Islam, 14(2), 101–115

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Tilaar, H. A. R. (2012). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani Indonesia. Rineka Cipta.

Rahardjo, M. (2018). Masjid sebagai pusat pemberdayaan umat. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 12(2), 145–160.

Yusuf, M. (2020). Peran remaja masjid dalam penguatan sosial keagamaan masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Keislaman, 8(1), 33–47.

Suryadi, A. (2021). Peran remaja masjid dalam penguatan literasi keagamaan dan sosial. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 45–60.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Remaja Masjid: Studi Masjid Kuna Katangka dalam Penguatan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan. (2026). Journal of Marginal Social Research, 3(1), 1-5. https://ejournal.arenasosial.web.id/index.php/jomasore/article/view/38