Perempuan dan Dominasi Patriarki: Studi Sosiologis tentang Dominasi Simbolik dalam Rumah Tangga di Sekadau
Women and Patriarchal Power: Sociologycal Study of Symbolic Domination within Household in Sekadau
Keywords:
Dominasi Patriarki, Dominasi Simbolik, Kesetaraan GenderAbstract
Penelitian ini mengkaji dominasi patriarki yang terjadi dalam rumah tangga melalui mekanisme dominasi simbolik yang secara spesifik berlokasi di Kabupaten Sekadau. Pendekatan kualitatif deskriptif menjadi dasar dari penelitian ini, bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana norma budaya, adat istiadat, dan penerapan agama yang beredar di tengah masyarakat bisa memperkuat posisi subordinat perempuan dalam ranah domestik rumah tangga. Data primer penelitian diperoleh melalui wawancara dengan perempuan yang telah menikah dan hidup bersama dalam lingkup keluarga (suami-istri). Penelitian menemukan kenyataan bahwa dominasi patriarki bersifat halus yang secara perlahan telah menjadi bagian konkret di dalam masyarakat. Praktik patriarki diteruskan melalui sosialisasi norma dan kekerasan simbolik menjadi cara utama untuk membungkam suara perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Terdapat perubahan perlahan pada generasi muda berupa kesadaran kritis terhadap kesetaraan gender dan negosiasi peran oleh perempuan. Solidaritas perempuan dan pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam mendukung transformasi sosial ini. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pendidikan gender, pemberdayaan perempuan, dan juga keterlibatan laki-laki sebagai mitra aktif untuk mengikis pola dominasi patriarki dalam keluarga. Penelitian ini memberikan kontribusi pada studi sosiologi keluarga dan gender di daerah terpencil serta mendorong kesadaran kritis masyarakat terhadap kesetaraan sejati dalam rumah tangga.
Downloads
References
Anisah, L. (2021). Dampak Sosial Omnibus Law Cipta Kerja Perspektif Sosiologi Hukum (Vol. 3, Nomor 1).
Hendrastiti, T. K. (2025). Circle of Influence: Sisterhood in Female Academia Networking. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Jenkins, R. (2002). Pierre Bourdieu.
Klerista, T., & Subandi, Y. (2025). Dampak Budaya Patriarki Terhadap Kaum Perempuan Dalam Aspek Politik dan Rumah Tangga. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(6), 350–357. https://doi.org/10.60126/jim.v3i6.1016
Maghfiro, R. A., & Sadewo, F. X. S. (2025). Pengalaman Perempuan Dalam Menghadapi Budaya Patriarki. 121–130.
Maulidia, H. (2021). Perempuan dalam Kajian Sosiologi Gender: Konstruksi Peran Sosial, Ruang Publik, dan Teori Feminis. 71–79. https://doi.org/10.61183/polik
Meilani, R. A., & Ahmadi, A. (2025). Perlawanan Terhadap Patrirki Dalam Film Perempuan Berkalung Sorban: Analisis Psikologi Feminisme. Dalam Jurnal Penelitian Pendidikan (Vol. 3, Nomor 1). https://journal.unwira.ac.id/index.php/ARSEN
Nazwa, S., & Dora, N. (2024). Transformasi Peran Perempuan Dalam Dinamika Rumah Tangga Patriarki Perspektif Pendidikan.
Novarisa, G. (2019). Dominasi Patriarki Berbentuk Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan Pada Sinetron. Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 5(2), 195–211. http://journal.ubm.ac.id/
Pasaribu, A., & Hidir, A. (2024). Dominasi Patriarki dalam Organisasi Mahasiswa di Fakultas Ilmu Soial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2). https://doi.org/10.53697/iso.v4i2.1986
Rinaldi. (2025). Sosiologi Keluarga.
Syakirah, A. J., Albania, A., Syaprilia, D., Meriani, D., Putri, F. A., Rigen, G. S., Maharani, H., Nanda, I. T., Kemala, J., Andika, L., Mawarni, M., Hamidah, N., Maduri, R., Aprianti, R., Elebin, R., Putra, R. M., Utami, S. W., Yuliana, S., & Yanti, Z. D. (2025). Pendidikan Nonformal Dan Pembangunan Berkelanjutan. Bayfa Cendekia Indonesia.
Wardhani, N. E., Judijanto, L., Asmarani, N., Reumi, F., Yase, I. K. K., & Kusumawardhani, D. L. L. H. N. (2025). Perempuan dan Hukum: Perlindungan Hak dalam Perspektif Gender (Sepriano, Ed.). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
You, Y., Rusmansara, E. H., Mansoben, J., & Poli, A. I. (2019). Relasi Gender Patriarki Dan Dampaknya Terhadap Perempuan Hubula Suku Dani, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sosiohumaniora, 21(1), 65–77. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v21i1.19335
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alersa Agustina, Didin Syarifuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




