Makna Kecanduan Game Online: Studi Sosiologis tentang Perilaku dan Kesehatan Mental Remaja
The Meaning of Online Game Addiction: A Sociological Study on Adolescent Behavior and Mental Health
Keywords:
Interaksionisme Simbolik, Kecanduan Game Online, Lembaga Konvensional SosialAbstract
Permainan game online menjadi aktivitas yang digemari oleh berbagai kalangan usia, salah satunya yang paling menonjol pada kalangan remaja. Kecanduan game online menjadi masalah sosial dan kesehatan mental yang mendesak, seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan aksesibilitas game smartphone. Artikel ilmiah ini ditulis bertujuan mendekonstruksi makna kecanduan game online yang bukan hanya sebagai gangguan individu, melainkan sebagai indikator disfungsi lembaga konvensional sosial, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur review dan analisis teoritis sosiologis. Perspektif analisis kajian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead, yang menjelaskan bagaimana remaja menginternalisasi identitas virtual seperti avatar dan rank, sebagai simbol pengakuan atau reward yang lebih mudah diperoleh dibandingkan di dunia nyata. Dalam teori kontrol sosial akibat dari kecanduan game online, melemahnya ikatan sosial remaja dengan lembaga konvensional seperti keluarga dan sekolah. Dampak dari kecanduan bermain game online dapat menimbulkan perilaku agresif, isolasi sosial, gangguan kesehatan mental berupa kecemasan, depresi, stres, dan gangguan pola tidur sesuai klasifikasi WHO. Pentingnya penguatan lembaga konvensional sosial terutama keluarga, dalam penetapan batasan waktu bermain game, pengawasan aktif, serta pemberian alternatif aktivitas positif. Semua upaya harus berjalan dan dikelola secara holistik sebagai upaya menjaga keseimbangan kehidupan digital dan kualitas hidup generasi muda.
Downloads
References
Adiva Fira Elvadari. 2023. “Peran Keluarga Dalam Mencegah Kecanduan Game Online Pada Remaja.” JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) 10(02): 149–60.
Anggiastri Hanantyasari Utami (2017). Mendampingi Anak dalam Permainan Interaktif Elektronik (Games). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Devie Rahmawati, Deddy Mulyana, Boy Rafli Amar (2021). Kecanduan Game Online. Program Humas Universitas Indonesia.
Dr. Ns. Deswita, Ns. Okky Adelirandy (2033). Peran Orang Tua dan Perawat Mengatasi Adiksi Games Pada Anak dan Remaja. Eureka Media Aksara.
Kushayati, Nuris. 2025. “Kecanduan Game Online: Faktor Risiko Insomnia Di Usia Remaja.” Jurnal Keperawatan dan Kebidanan 17(1): 27–32.
Novrialdy, Eryzal. 2019. “Kecanduan Game Online Pada Remaja: Dampak Dan Pencegahannya.” Buletin Psikologi 27(2): 148.
Rischa Pramudia Trisnani, Silva Yula Wardani (2018). Stop Kecanduan Game Online Mulai Sekarang. Unipma Press/Universitas PGRI Madiun.
Sari, Cindy Aprilia Puspita, Faridah Faridah, Yoga Kertapati, and Nur Chabibah. 2022. “Hubungan Lingkungan Teman Sebaya Dan Game Online Dengan Perilaku Agresif Anak.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6(6): 6559–68.
Siregar, Erin Padilla. 2022. “Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Pola Tidur Pada Remaja Putra.” MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan 17(1): 14–19.
Studi, Program, Pendidikan Ilmu, Pendidikan Sosial, and Fakultas Ilmu. 2025. “Kepustakaan, Dan Analisis Dokumentasi. Subjek Penelitian Adalah.” 7(12).
Sudarmanto, Albertus, and Elis Yulianti. 2024. “Analisis Interaksi Simbolik Gamers Dalam Perspektif George Herbert Mead (Studi Fenomenologis Pada Pengguna Game Online Di Kel. Pondok Labu Kec. Cilandak Jakarta Selatan).” Jurnal Adijaya Multidisplin 2(02): http://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/download/710/449.
Utami Nur Hafsari Putri, Nur’aini, Armita Sari, Shofia Mawaddah (2022). Modul Kesehatan Mental. Azka Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Redo Aldhini, Didin Syarifuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




