Kontribusi Program Bank Sampah dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Contribution of the Waste Bank Program in Improving the Community's Economy
Keywords:
Bank Sampah, Kontribusi, Peningkatan Perekonomian MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk kontribusi Bank Sampah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Proses penelitian ini melibatkan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah total 6 orang informan. Kriteria pemilihan informan dipilih secara hati-hati dan disesuaikan dengan kebutuhan penelitian agar peneliti dapat mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai bagaimana program Bank Sampah memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Didalam penelitian ini teknik pengumpuln data yng digunakan berupa observasu, wawancara dan dokumentasi. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui tiga langkah utama, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Bank Sampah memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. Adanya Bank Sampah membantu meningkatkan taraf ekonomi beberapa individu yang sebelumnya berada dalam kondisi ekonomi yang terbatas, sehingga mereka kini dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Downloads
References
Adi., R.I. (2001). Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas. Fakultas Ekonomi UI: Jakarta.
Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank Sampah sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23 (1), 136-141.
KlikHijau. (2022). 5 Fakta Mengapa IRT di Makassar Acuh Pilah Sampah dari Rumah. Dikutip dari https://klikhijau.com/lima-fakta-mengapa-irt-di-makassar-acuhpilah-sampah-dari-rumah/. Diakses pada tanggal 2 desember 2022.
Mulyono, S. E. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat Miskin melalui Jalur Pendidikan Non Formal di Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Nonformal dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(3), 51-60.
Sigit, Ridzki. mongabay.co.id/2023/03/13/makassar-dan-masalah - darurat - sampah/yuniawati, reny. (2007). mengelola sampah jadi uang. jakarta: transmedia pustaka
Sufia, R., Sumarmi, & Amirudin, A. (2016). Kearifan Lokal dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian dan Pengembangan, 1(4), 726-731.
Suharto., E. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: PT Refika Aditama.
Yuningsih,S., Sumarni, L., & Yahya, A.S. (2021). Model Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Daur Ulang Sampah Plastik Di Wilayah Cilincing Jakarta Utara Pada Masa Pandemi Covid 19. Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ. Banten: 28 Oktober 2021. Hal.1-8.
Zubaedi. (2007). Wacana pembangunan alternative. Yogyakarta: ar-ruzz media
https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/pengertian - dan -pengelolaan-sampah-organik-dan-anorganik-13
https://journal.uwks.ac.id/index.php/economie/article/download/1209/924
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ernawati S. Kaseng (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




